Tak ada yang tahu persis bangunan yang dibuat di dalam tanah diperuntukan untuk apa. Mungkin untuk perlindungan atau menunjukkan bahwa manusia juga bisa tinggal di dalam tanah. Entahlah.
Namun, di dunia ini ada beberapa kota bawah tanah yang dipakai manusia sebagai tempat tinggal.
Berikut sembilan arsitektur kota terbaik yang dibangun di bawah tanah, yang dikumpulkan io9, Selasa 7 Januari 2014.
1. Petra, Yordania
Petra merupakan bangunan yang dipahat dari bebatuan di dasar gunung yang berlokasi di Yordania. Diperkirakan bangunan itu dibangun oleh bangsa Nabataeans atau Nabath —sekelompok bangsa Arab kuno yang menetap di daerah Yordania pada abad ke-2.
Sekarang, Petra menjadi simbol negara Yordania. Bahkan, majalah Smithsonian menjadikan Petra sebagai salah satu tempat yang harus dikunjungi sebelum seseorang meninggal dunia.
2. Desa Barry Troglodyte, Prancis
Barry Troglodyte adalah sebuah desa yang terukir di bebatuan di lereng bukit di wilayah sungai Rhone, Perancis. Diperkirakan desa itu ditempati oleh manusia selama ratusan tahun.
Beberapa ukiran di batuan bergambar wajah manusia yang sudah menjadi tengkorak. Sangat menyeramkan. Namun, gambar itu hanya terletak di pintu masuk bangunan, sementara di dalamnya seperti gua, terdapat ruangan-ruangan yang nyaman.
3. Terowongan Moose Jaw, Kanada
Di bawah jalanan kota Saskatchewan, Kanada, terdapat sebuah terowongan bawah tanah rahasia. Di dalam terowongan yang diberi nama Moose Jaw itu terdapat ruangan yang difungsikan sebagai toko, pabrik, rumah, dan jalur penyelundupan.
Konon, terowongan Moose Jaw dipakai oleh Al Capone untuk menyelundupkan minuman keras. Ada juga rumor yang mengatakan terowongan itu dipakai oleh imigran asal China untuk bersembunyi dan menjadi tempat tinggal pada abad ke-19 dan 20.
4. Terowongan Leavenworth, AS
Di kota Leavenworth yang terdapat di Kansas, Amerika Serikat, ditemukan sebuah terowongan yang luasnya hanya sekitar tiga blok perumahan.
Tidak jelas ruangan bawah tanah itu digunakan untuk apa. Tapi, beberapa peneliti yakin, terowongan bawah tanah itu adalah rumah bagi para budak yang melarikan diri dan bersembunyi dari pihak berwenang.
Beberapa peneliti juga yakin, terowongan itu difungsikan sebagai pabrik pembuat minuman keras pada tahun 1920-an. Bersambung...
No comments:
Post a Comment